Mappalili, Tradisi Berdoa di Awal Musim Tanam

KOMINFO, Pinrang — Petani yang tergabung dalam kelompok tani Labattoa Desa Mattongang-tongang Kecamatan Mattirosompe, melakukan acara mappalili, Rabu (22/11), yang dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura (Distanhorti) A. Tjalo Kerrang.

Para petani di lokasi kegiatan sangat antusias mengikuti acara. Hal ini ditandai dengan sambutan penuh semangat dari para petani dan tokoh masyarakat terhadap para undangan.

Tjalo Kerrang dalam kesempatan tersebut mengajak para petani untuk melestarikan kegiatan Mappalili ini karena didalamnya ada semangat kegotong royongan yang terbina dengan baik,

” kegiatan pertanian  sangat membutuhkan kebersamaan, persatuan dari para petani khusunya dalam menentukan jadwal tanam dan pengendalian hama penyakit dalam menentukan keberhasilan kita semua” ujar Tjalo.

Tjalo Kerrang menambahkan jika para petani harus mencapai tingkat kehidupan yang lebih baik, merata, dan menjangkau seluruh wilayah dan lapisan masyarakat, sehingga seluruh unsur yang terkait pertanian tidak boleh mengendorkan semangat dan terus bekerja keras.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penyuluhan Distanhorti, Kamaruddin dalam arahannya mengatakan, tanpa adanya dukungan petani, maka kerja keras pemerintah, tim buser, penyuluh, termasuk TNI dan Polri tidak ada gunanya, ” kami mengucapkan terima kasih atas semangat kerja petani, dan tetap jaga kebersamaan dalam kegiatan usahatani”.katanya.

Acara mappalili atau turun sawah ini diyakini ada sejak zaman nenek moyang. Kegiatan ini merupakan salah satu tradisi bagi petani di Kabupaten Pinrang sebelum melakukan kegiatan turun sawah. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *